Sapporo Hokkaido Winter Itinerary ~ Travel Guide!

August 13, 2018 JKT DELICACY

Trip Sapporo ini sebenarnya di December 2017, waktu itu dadakan bikin plan ke Jepang bareng family lengkap kecuali tanpa Lucy. Nah bulan December kan sedang puncaknya musim salju ya, jadi dinginnya itu bisa sampe minus. So jangan heran kalau hampir di semua lokasi terdapat salju. Mungkin untuk banyak orang (terutama yang tinggal di daerah tropikal kaya kita Indonesia) akan sangat menantikan pengalaman bersalju tebal, tapi sebenarnya musim salju itu tidak seindah yang kalian bayangkan. Well anyway, di Blog kali ini kita akan bagi2 sedikit informasi tentang Sapporo, terutama lokasi2 wisata yang wajib kalian kunjungi. Cusss baca selengkapnya!
Oh ya sebelum membaca lengkap review kita, mungkin ada baiknya kalian menonton Vlog kita di Sapporo terlebih dahulu. Supaya lebih gampang mengerti daerah2 yang akan kita kunjungi nanti.


Ok first of all, sebagai informasi bahwa kita berangkat dari kota Otaru menuju Sapporo dengan kereta. Otaru dan Sapporo adalah dua kota di pulau Hokkaido. Kalau kalian penasaran dengan kota Otaru, kalian bisa cek di Blog kita tentang pengalaman bersalju di Otaru. Oh ya perjalanan dari Otaru ke Sapporo itu sekitar 45 menit. Saat itu salju turun super lebat sampai jalur kereta pun tertimbun dengan salju. Sepanjang perjalanan kita bisa lihat seluruh wilayah hokkaido terselimuti dengan salju. Jadi kalau ditanya apakah indah atau tidak, well mungkin ketika summer akan terlihat jauh lebih indah. Karena pohon2 tumbuh hijau, sedangkan ketika winter ini pohon berguguran.
Nah akhirnya kita sampai di kota Sapporo, kita sudah memesan kamar hotel Mystays Aspen Sapporo Hotel untuk 3 malam terakhir kita di Jepang. Posisi nya itu hanya berapa ratus meter saja dari stasiun kereta, kurang lebih kalau jalan kaki keluar dari stasiun hanya 2 blok saja. Setelah itu belok kiri dan kita sudah sampai, sangat dekat dan tidak perlu transport lagi. Hotel ini lumayan bersih dan harganya masih bersahabat dibandingkan dengan hotel2 di Tokyo.
Sore hari ketika kita sampai di Sapporo seperti gambar di bawah ini. Salju turun sangat lebat dan temperaturnya drop sampai 0-2 derajat celcius. Tapi kita cukup having fun sih, soalnya jarang2 kan kita bisa lihat salju turun.
Di seputaran Sapporo ini sebenarnya tidak banyak tempat hiburan ya dan restaurant juga tidak terlalu banyak. Tapi Stasiun kereta nya terintegrasi dengan mall yang sangat besar. Apapun yang ingin kalian cari ada di mall ini, termasuk food court, super market, restaurant, toko pakaian dll. Kita bahkan datang ke mall ini berulang2 setiap hari, misal nya untuk mencari makan take away atau mencari oleh2 buat dibawa pulang ke Indonesia. Ini salah satu sudut mall dari belakang yang sempet kita foto.
Foto di bawah ini adalah foto tepat di depan stasiun kereta di malam pertama kita di Sapporo. Saat itu salju di jalan cukup tebal. Jangan kalian bayangkan salju itu empuk dan enak diinjak karena faktanya: salju yang sudah terlalu sering diinjak akan menggumpal, mengeras dan menjadi sangat licin. Kita beberapa kali hampir terpeleset di trotoar karena salju. Di depan Stasiun terdapat Family Mart guys! Mini market ini menjadi salah satu tempat yang paling sering kita kunjungi, karena selain jajanan, mereka juga menjual makanan siap saji yang kualitasnya bukan kelas murahan. Kalian bisa beli ramen, sushi, donburi (nasi2an) bahkan nasi Salmon sekalipun. Harganya juga masih relatively murah ya untuk ukuran jepang. Starting dari 300 - 800 Yen untuk average atau sekitar 40 -100ribu.
Anyway kalau kalian udah ke Sapporo, kalian wajib makan ramen localnya ya. Soalnya beda tipe dengan ramen Tokyo yang lebih ke soup kaldu gitu ya. Kita nemu ramen ini di dalem mall stasiun tapi di lantai cukup atas dan kita lupa nama nya apa. Semangkok gitu bisa 1.000 Yen atau sekitar 120ribuan! Dry Ramen nya dong parah enak banget, tapi non halal ya :)
Nah di malam hari itu kita berjalan2 di sekitaran jalan utama kota Sapporo. Gak disangka ternyata ada taman terbuka luas yang sedang dihias dengan ornamen salju. Sederhana sih tapi karena vibe nya musim salju, jadi terlihat cukup indah. Di belakang itu terdapat menara panasonic yang nanti akan kita kunjungi juga.
Tepat di seberang taman tadi, ada juga bazaar malam yang gak kalah bagusnya! Banyak stall2 yang menjual berbagai barang2 unik dan juga makanan khas Jepang. Nah karena kita datangnya di bulan December, stall2 ini banyak yang menjual ornamen natal meskipun mayoritas masyarakat Jepang bukanlah Nasrani. Mereka cukup respect dan ikut merayakan hari besar ini dengan merias berbagai hiasan natal di sepanjang jalan utama kota Sapporo dan di dalam pusat perbelanjaan.
Hari kedua salju suruh tidak turun dan es sudah mulai mencair di sepanjang jalan. Cuaca nya cukup cerah dan baik. Rute kami saat ini yaitu menuju Chocolate Factory. Waktu kita menggunakan maps untuk mencari Chocolate Factory, terlihat cukup dekat maka kita memutuskan untuk jalan kaki sambil menikmati jalanan.
Sepanjang perjalanan kita melihat beberapa sungai kecil yang bersih dan diselimuti salju putih. Cantik banget, sesuatu yang mungkin hanya bisa kita saksikan di TV atau di internet.
Di tengah perjalanan kita juga melihat ada sebuah Tower tinggi berwarna merah. Mungkin ini seperti Tokyo Tower di Tokyo, tapi ini adalah Panasonic Tower. Di bawahnya terdapat taman luas di mana banyak burung merpati yang berkumpul.
Akhirnya kita bisa melihat Chocolate Factory dari kejauhan, namun kita juga lupa mengapa pada akhirnya kita tidak masuk ke sana. Melainkan kita menemukan sebuah spot yang jauh lebih menarik yaitu SHIROI KOIBITO PARK di Sapporo! Ini tuh kaya sebuah taman luas yang dalamnya seperti mini maze surganya untuk anak2. Apalagi musim salju saat itu banyak ornamen winter menghiasi tamannya.
Dalam perjalanan setelah keluar stasiun kereta menuju tempat berikutnya.
SHIROI KOIBITO PARK
Ponakan kita happy banget di sini soalnya terlihat seperti sebuah negeri dongeng, apalagi ada kereta rusa di bawah ini.
Di dalam bangunan yang tadi kalian lihat sebelumnya, terdapat sebuah pabrik mini pembuatan permen. Itu loh permen yang dipotong2 berukuran kecil warna warni yang seperti di mall Grand Indonesia atau di Taman Anggrek. Tapi sayangnya kita tidak foto di area sana.
Oh ya kalau sudah ke Hokkaido, kalian wajib cobain Soft Cream nya guys! Soalnya Soft Cream Hokkaido terkenal banget, bahkan di Indonesia terdapat beberapa cafe yang menjual produk soft cream dengan menggunakan inspirasi dari Hokkaido. Harga satu cone soft cream yang tinggi ini sekitar 50ribuan atau sekitar 400 - 600 yen tergantung ukuran.
Nah di dalam gedung ini juga terdapat sebuah Museum kecil di lantai 2 nya. Sebenarnya musem ini lebih menonjolkan budaya jepang kuno sih, beserta mainan2 kuno yang sempat hits di jaman nya.
Kondisi di luar Kobito Shiroi Park, hari itu siang hari dinginnya cukup menusuk! Dan too bad tidak banyak restoran di daerah sekitar, jadi kita harus balik ke kota buat cari makan.
Oke kita sudah cukup berkeliling di SHIROI KOIBITO PARK. Saatnya mencari makan malam, kebetulan kita terpikirkan untuk mencoba Coco Curry Ichibanya yang asli dari Jepang.
FYI, Coco Curry yang di Indonesia itu halal guys, jadi tidak ada menu2 pork nya. Kalau di Jepang atau di negara2 lainnya mereka memiliki menu pork yang menurut kita enak banget! Jadi meskipun di Indo ada outlet resmi nya, tapi menu pork pasti menjadi incaran kita kalau kita di luar negeri.
Sayangnya outlet Coco Curry terdekat yang kita temui itu sangat kecil sekali. Tidak ada meja untuk makan sekeluarga. Yang ada adalah meja bar untuk individual di mana kita duduk menghadap langsung ke arah kitchen mereka. Kurang lebih penampakannya seperti gambar di bawah ini ya.
Ini salah satu menu curry yang tidak ada di Indonesia, ini chicken curry SUMPAH ENAK BANGET! Sampe2 kita beli produk instant dalam box yang bisa dibikin di Jakarta nanti. Jadi produk instant ini ada saus curry nya yang ready to eat, tinggal dihangatkan saja dan ditambahkan daging semau kita. Harganya sekitar 30-40ribuan per box. Tapi dagingnya sangat sedikit sekali, hampir tidak ada.
Saat nya kembali ke Hotel untuk beristirahat, namun sepanjang perjalanan pulang pemandangan di kota indah sekali. Soalnya pepohonan diberi lampu agar terlihat meriah.
Hari berikutnya kita mau berkunjung ke Sapporo Temple. Temple ini sebenarnya dikelilingi oleh pohon lebat, tapi karena musim salju semua pohon berguguran dan diselimuti salju tebal. Oh iya dari hotel kita harus menggunakan kereta ya, kita sendiri lupa nama stasiun nya apa tapi hanya membutuhkan 3x stops untuk sampai ke lokasi ini. Dari stasiun ini sebenarnya kita bisa ke Maruyama Zoo, tapi mengingat kondisi yang sangat dingin, kita takut tidak sanggup berada di outdoor terlalu lama.
Gerbang Iconic Temple








Kalau kalian pernah ke temple2 lainnya di kota2 besar Jepang kaya Tokyo, mungkin temple ini gak serame dan gak se-excited itu ya. Di bagian dalem nya tidak begitu banyak yg bisa di explore dan 
Bagian dalam komplek temple nya. Mungkin ketika musim panas akan ada toko2 di sekeliling yang buka. Namun mengingat cuaca nya cukup dingin, tempat ini cukup sepi pengunjung.
Nah setelah dari Sapporo Temple, kalian bisa mengitari seputara Maruyama Park ini. Tidak begitu banyak yang bisa dilakukan di sini, namun pemandangannya cukup sejuk dipandang. 
Di tengah2 hutannya ada gerbang lagi, tapi entah ada apa di dalam nya.
That's all folks! Mungkin artikel ini tidak begitu lengkap dan banyak kekurangan dalam hal detail transportasi atau lokasi wisata. Namun kita sarankan kalian untuk menonton Youtube Vlog kita selama di Jepang yang terdiri dari 3 series : Tokyo, Otaru dan Sapporo. Karena dari vlog ini akan terlihat lebih jelas informasi2 selama trip kita di Jepang. Sekian dan thank you for reading!


ABOUT US


EMAIL: jktdelicacy@gmail.com

Previous Article
Chong Qing Liu Yi Shou - Best Mala Hot Pot in Town
Chong Qing Liu Yi Shou - Best Mala Hot Pot in Town

To the point aja ya, baru pertama kali cobain Chong Qing Liu Yi Shou Hot Pot di Neo Soho dan bisa dibilang ...

Next Article
LE BURGER - Fancy Gourmet Burger at SCBD
LE BURGER - Fancy Gourmet Burger at SCBD

So we found this newly opened Le Burger, located just next to Vong Kitchen if you guys know. It is visible ...