Nikmatnya Sate Sapi Pak Kempleng, Ungaran

August 9, 2018 Chatarina Komala

Ilustrasi: www.qubicle.id

Apa yang terlintas dalam benak begitu mendengar sate?

Mayoritas dari kita mungkin akan terbayang daging yang ditusuk, dibakar di atas arang, lalu diberi bumbu kacang dan dinikmati dengan seporsi lontong atau nasi panas. Nah, seperti halnya banyak daerah Indonesia yang punya menu sate khas, Semarang, Jawa Tengah juga punya satu menu sate yang unik banget. Lokasinya ada di sisi jalan utama Ungaran, yakni Sate Sapi Pak Kempleng.

Saking lezatnya, warung makan yang menjual sate sapi khas ini bukan hanya satu. Ketika melewati jalan utama Ungaran, Semarang--Anda akan menjumpai banyak rumah makan Sate Pak Kempleng. Wajar, seperti rasa satenya, nama “Pak Kempleng” sendiri begitu legendaris sebab sudah ada sejak tahun 1960. Keberadaan Pak Kempleng sendiri bukan sekadar mitos. Dahulu, ada pria bernama Sakimin yang memiliki kebiasaan kempleng (memiringkan kepala) ini memang pernah memikul dan menjual sate sapinya di sekitar Alun-alun Ungaran. Cerita versi lain, selama berkeliling, pria ini sering menjajakan gampleng (sego ngampleng). Gampleng sendiri merupakan nasi dengan potongan daging sapi yang dibakar; sehingga begitu masuk mulut, Anda akan “tertampar” (ngampleng) oleh kenikmatannya.

Nah, dari pikulan berlanjut tenda kaki lima, hingga akhirnya membuka kedai sendiri. Semakin lama, semakin besar dan banyak, sebab usahanya ini juga diteruskan oleh anak-anaknya.

 

Bumbu Rahasia

Ilustrasi: www.ellany-mutiara.com

Satu piring sate sapi terdiri atas sepuluh tusuk. Anda dapat memilih satenya, seperti hanya daging, lemak, paru, babat, ati, hingga iso. Satu tusuk, satu jenis. Nah, sebelum dibakar, sate ini akan direndam dengan bumbu rahasia, lalu disajikan dengan kuah kacang.

Nah, yang menarik, kendati potongannya besar dan bikin kenyang, tekstur dagingnya sendiri tidak keras atau alot. Bahkan, bisa dikatakan mirip steak dengan tingkat kematangan medium. Adapun cita rasanya semakin nikmat, ketika dibanjur kuah kacang yang manis serta seporsi nasi hangat.

Satu porsi sate sapi sendiri dijual dengan harga Rp45 ribu hingga Rp55 ribu per 10 tusuk. Namun, Anda juga bisa memesannya secara satuan; seharga Rp4.500 hingga Rp5.500 per tusuk.

 

Previous Article
Keripik Kentang Bikin Anda Ketagihan? Ini Alasannya!
Keripik Kentang Bikin Anda Ketagihan? Ini Alasannya!

Sekali mengunyah, tidak bisa berhenti. Siapa yang pernah seperti ini kalau sudah makan keripik kentang?

Next Article
Sarapan di 5 Kedai Nasi Uduk Jakarta
Sarapan di 5 Kedai Nasi Uduk Jakarta

Nasi uduk menjadi salah satu menu sarapan wajib di Jakarta. Lantas, di mana saja kedai nasi uduk yang enak?

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More