Kuliner Tempo Doeloe Ini Ada di Semarang!

July 25, 2018 Chatarina Komala

Destinasi kuliner Semarang bukan hanya soal lumpia atau bandeng presto. Kalau singgah lebih lama, Anda bisa mengunjungi beberapa pusat kuliner dengan nuansa tempo dulu yang menarik.

Berkunjung ke Kota Semarang tidaklah lengkap kalau belum bernostalgia ke masa lalu. Mulai dari tata kota, bentuk bangunan, hingga kekayaan kulinernya--hampir sebagian besar menjadi saksi sejarah di masa kolonialisme. Nah, perihal kuliner, rupanya masih ada, lho, restoran atau rumah makan di sana yang mempertahankan “ke-jadul-annya”. Bentuknya pun beragam. Seperti dari bangunannya, desain interior, pernak-pernik yang digunakan, hingga menu makanan yang disajikan. Semuanya, khas tempo doeloe banget!

Nah, kalau singgah di Kota Semarang lebih lama, Anda bisa mengunjungi beberapa pusat kuliner bernuansa tempo dulu ini. Di mana saja?

 

1. Pesta Keboen

Ilustrasi: www.dewirieka.com

Dari namanya saja, sudah terlihat “klasik”, ya? Bertempat di bangunan tahun 1850-an dan berkonsep zaman kolonial, ketika memasuki ruangannya--visual Anda sudah dimanjakan dengan aneka foto jadul yang terpajang di dinding, juga koleksi benda antik yang tersebar di seluruh ruang.

Adapun soal menu, Pesta Keboen ini tergolong unik. Soalnya, menu makanan di sana dinamakan dengan nama tempat di Semarang. Misalnya, Sop Boentoet Pasar Johar, Nasi Oedoek Ayam Djembatan Merah, hingga Sop Djagoeng Pasar Langgar. Oh ya, Anda bisa mengunjungi restoran jadul ini di Jalan Veteran No. 29, Semarang.

 

2. Toko Oen

Ilustrasi: www.wardhanahendra.blogspot.com

Siapa yang tidak kenal dengan Toko Oen? Berlokasi di Jalan Pemuda No. 52, Semarang-restoran ini bisa dibilang tertua di kota ini, lho. Bagaimana tidak? Berdirinya saja sudah sejak tahun 1936! Jadi, wajar saja jika bangunan dan desain interiornya masih berkonsep klasik bahkan jadul.

Setidaknya ada tiga kategori menu yang disajikan Toko Oen. Pertama, tentu saja menu masakan Indonesia, Chinese food, hingga Belanda. Selain menu berat, ada pula jenis dessert dan camilan jadul yang tersedia dalam toples kaca. Tinggal pilih sesuai selera, deh.

 

3. Spiegel Bar & Resto

Ilustrasi: www.jktdelicacy.com

Kalau menyusuri kawasan Kota Lama Semarang, Anda akan bertemu dengan Spiegel Bar & Resto. Ini adalah sebuah restoran dan kafe berkonsep unik, yang tentu saja bertempat di bangunan klasik nan cantik. Kalau penasaran, bisa langsung datang ke Jalan Jenderal Suprapto No. 34, tidak jauh dengan Gereja Blenduk.

 

4. TekoDeko Koffiehuise

Ilustrasi: www.tesyasblog.com

Masih di Kota Lama, Semarang, ada pula kafe jadul yang tidak boleh Anda lewatkan. Terdiri atas dua lantai, Anda bisa bersantai sembari menikmati suasana pagi, sore, hingga malam di kota Semarang. Oh ya, TekoDeko Koffiehuise ini juga populer dengan kopinya yang berkualitas, lho. Lokasinya ada di Jalan Jenderal Suprapto No. 44.

 

5.  Koenokoeni

Ilustrasi: www.inovasee.com

Kalau beberapa restoran tadi mengusung nuansa jadul a la kolonial, di Koenokoeni, Anda akan disuguhkan dengan nuansa tradisional Jawa. Mulai dari penggunaan mebel dan furnitur kayu antik, koleksi barang antik, vespa, kamera kuno, radio, ceret dan panci, banyak! Nah, perihal menu makanan, Koenokoeni menyediakan menu lokal (Jawa) dan western. Anda dapat mengunjungi Koenokoeni di Jalan Tabanan No. 4, Semarang.

 

6. Loenpia “Mbak Lien”

Ilustrasi: www.si-ipan.blogspot.com

Semarang memang pusatnya lumpia. Namun, kalau pengin cari yang legendaris sekaligus menikmati nuansa jadul-nya, bisa langsung melangkahkan kaki ke Loenpia Mbak Lien. Setidaknya, ada dua cabang yang bisa Anda kunjungi, yakni di Jalan Pemuda, Gang Grajen dan Jalan Pandanaran. Nah, kalau ingin menikmati seporsi lumpia sembari bernostalgia, bisa menuju kios yang ada di Jalan Pemuda yang masih bernuansa klasik dengan daun pintu-jendela yang besar, plus lantai ubin tempo doeloe.

 

Previous Article
Kafe Terbaik di Bandung untuk Nongkrong Bareng Teman
Kafe Terbaik di Bandung untuk Nongkrong Bareng Teman

Kafe-kafe seru di Bandung seakan tumbuh tiada habisnya. Nah, kalau pengin nongkrong asyik bareng teman, sil...

Next Article
Perlukah Mencuci Daging Ayam Saat Akan Dimasak?
Perlukah Mencuci Daging Ayam Saat Akan Dimasak?

Untuk kebersihan, banyak orang mencuci daging ayam terlebih dulu sebelum memasaknya. Perlukah?

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More