Hobi Makan Sushi? Ini 5 Bahaya yang Mengintai Anda!

June 13, 2018 Chatarina Komala

Diklaim sehat, terlalu banyak makan sushi juga berbahaya bagi tubuh.

Kita semua tahu, segala sesuatu yang dilakukan berlebihan tentu saja tidak baik. Tidak terkecuali mengonsumsi makanan sehat. Kendati mengandung bahan-bahan yang diperlukan tubuh, makanan juga bisa berbahaya jika terus dikonsumsi dalam jumlah banyak. Salah satunya, makanan asal Jepang--sushi.

Sushi sendiri telah lama dianggap makanan sehat, lantaran mengandung banyak ikan. Padahal, semua itu amat bergantung pada jenis sushi yang Anda makan. Apalagi, ada beberapa pola penyajian sushi yang berdampak buruk bagi kesehatan. Apa saja?

 

1. Lemak Ikan

Ilustrasi: s.hswstatic.com

Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan memang punya banyak fungsi bagi tubuh. Salah satunya, terkait dengan kemampuan mengingat. Hanya saja, bukan berarti Anda bisa bebas menyantapnya dalam jumlah banyak. Apalagi, untuk jenis ikan seperti tuna dan makerel.

Bagaimanapun, kondisi lingkungan laut yang kian tercemar, turut memengaruhi ekosistem di dalamnya. Nah, yang paling banyak terpapar--yakni ikan. Baik tuna maupun makerel, keduanya berpotensi mengandung merkuri dalam kadar yang tinggi. Jika terlalu banyak dikonsumsi, bisa menjadi racun bahkan berdampak untuk kehamilan. Sebagai antisipasi, hindari memilih menu tuna/makerel saat akan makan sushi. Anda bisa menggantinya dengan pilihan kaya protein lain, seperti udang atau belut. Sementara untuk ibu hamil, dianjurkan untuk mengonsumsi tiga ekor ikan dengan kandungan merkuri yang rendah.

 

2. Ikan Mentah

Ilustrasi: www.kobejones.com.au

Bagi Anda yang sedang hamil, memiliki riwayat penyakit autoimun, atau sedang dalam proses kemoterapi--segera hindari konsumsi ikan mentah pada sushi. Dampaknya sendiri amat berbahaya, seperti meningkatkan infeksi bakteri pada tubuh.

 

3. Jumlah Nasi

Ilustrasi: www.cara.co.id

Kendati bentuknya mungil, makan satu porsi sushi roll sendiri sudah cukup mengenyangkan. Pasalnya, satu porsi menu ini terdiri atas satu cangkir nasi. Nah, jika Anda doyan sushi hingga tidak kenyang-kenyang; segeralah berhenti setelah habis satu porsi. Seperti yang kita tahu, terlalu banyak mengonsumsi nasi bisa berdampak pada peningkatan kadar gula dalam darah. Namun, kalau masih ingin menyantapnya lebih banyak, Anda bisa mengganti nasi dengan nasi merah yang kaya serat atau quionoa.

 

4. Mayones

Ilustrasi: www.namasushibar.com 

Sushi yang baik mengandung sedikit lemak dan krim. Itu sebabnya, Anda dianjurkan untuk mengganti mayones atau krim keju dengan jahe yang diawetkan. Adapun bukan hanya rendah lemak, jahe juga diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan.

 

5. Sushi yang Digoreng

Ilustrasi: www.takemetofoodieheaven.com

Anda mungkin menganggap sushi yang digoreng (atau sushi dengan udang dan tempura goreng) lebih sehat. Padahal, jika dihitung-hitung, kandungan sushi dengan gorengan hampir sama seperti kentang goreng, lho.

 

Previous Article
10 Restoran Ini Punya Menu dengan Topping Lelehan Keju!
10 Restoran Ini Punya Menu dengan Topping Lelehan Keju!

Sudah jadi pengetahuan umum, lelehan keju memang bisa bikin makanan jadi tambah enak.

Next Article
Menyantap Makanan Ada Seninya: Jangan Telan Cepat-cepat!
Menyantap Makanan Ada Seninya: Jangan Telan Cepat-cepat!

Sejumlah studi membuktikan, terlalu cepat makan bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More