Ingin Foto Makanan Kece? Yuk, Coba Teknik Fotografi Flat Lay!

March 21, 2018 Chatarina Komala

Kian populer di Instagram, teknik ini menjadikan foto makanan Anda tampak berbeda dan estetis.

Tren media sosial Instagram menjadikan setiap orang berlomba menghasilkan foto terbaik. Bukan hanya sebagai bentuk aktualisasi diri, melainkan juga demi mendapatkan jumlah likes terbanyak, sekaligus menjaring followers. Tidak heran, selagi ada celah--apa pun akan dijadikan bahan foto. Tidak terkecuali, makanan.

Adapun tampilan makanan yang cantik juga bergantung pada kemampuan si tukang foto. Nah, untuk mendapatkan foto makanan cantik di Instagram, Anda bisa mencoba teknik fotografi flat lay. Sederhananya, ini merupakan teknik foto dengan sudut pandang dari atas objek, setidaknya lurus 90 derajat. Objeknya, akan diletakkan di permukaan datar (flat) dan menghadap langsung ke kamera. Selain estetis, cara foto ini cenderung disukai sebab Anda bisa memasukkan banyak barang dalam satu frame dan terlihat rapi.

 

Cara Sederhana Menerapkan Teknik Flat Lay

Kendati mudah, jika si tukang foto tidak menguasai teknik ini--hasilnya bisa jadi tidak memuaskan. Beberapa “cacat” bisa jadi muncul, seperti pencahayaan yang kurang atau tata letak barang yang tidak seimbang. Nah, kalau Anda ingin mulai praktik foto dengan teknik ini, berikut adalah beberapa tipsnya.

 

1. Tentukan Cerita

Ilustrasi: www.alliedhealthmarketing.com.au

Sebuah foto yang baik juga harus mampu bercerita. Ini sebabnya, meski tujuannya adalah memotret makanan, Anda harus merancang konsep terlebih dulu. Misalnya, Anda bisa menentukan konsep ngopi santai sembari bekerja atau nyemil asyik bersama teman. Setelahnya, barulah tentukan kira-kira properti apa yang dibutuhkan dalam foto. Selain makanan/minuman, Anda juga membutuhkan beberapa properti seperti laptop, meja, kertas, handphone, atau kartu bermain.

 

2. Gunakan Lebih dari Satu

Ilustrasi: www.outoftownblog.com

Agar tampilan lebih estetis, hindari gunakan satu item atau barang dalam foto. Jangan hanya makanannya saja yang Anda foto, melainkan juga masukkan sendok, garpu, handphone, buku menu, hingga hiasan/pajangan meja.

 

3. Pencahayaan Natural

Ilustrasi: www.myfoodstory.sg

Untuk menghasilkan foto berkualitas tinggi, jangan lupa mencari pencahayaan natural. Hal ini amat penting, terutama jika Anda mengambil foto di kafe.

Caranya pun mudah. Cukup cari meja (atau tempat) yang berdekatan dengan jendela. Di sanalah, sinar Matahari masuk paling banyak, sehingga pencahayaan foto Anda cukup.

 

4. Taruh Fokus Utama di Bagian Tengah

Ilustrasi: www.weeattogether.com

Anda pasti sudah mengetahui apa fokus utama dari konsep foto Anda. Dengan demikian, letakkan objek foto utama di bagian tengah--lalu gunakan sebagai pusat perhatian. Misalnya, letakkan secangkir kopi di bagian tengah (jika fokus Anda adalah me-review kafe dan bukan nongkrong sembari bekerja).

 

5. Latar

Ilustrasi: www.designbyaikonik.com.au

Agar tampilan foto seimbang, sebaiknya pilih latar dengan corak simpel, tetapi mampu menonjolkan objek. Anda bisa memilih latar meja dengan satu warna (atau nuansa), warna netral (putih, hitam, dan lain sebagainya), atau pastel untuk menciptakan kesan lembut.

Previous Article
Punya Isian Bulat, Mengapa Bungkus Pizza Berbentuk Persegi?
Punya Isian Bulat, Mengapa Bungkus Pizza Berbentuk Persegi?

Faktanya, kemasan pizza pernah dibuat berbentuk bundar. Namun, mengapa kini kita menjumpai kemasan pizza be...

Next Article
Selain Jadi Camilan, 5 Produk Ini Juga Enak Diminum, Lho!
Selain Jadi Camilan, 5 Produk Ini Juga Enak Diminum, Lho!

Bagaimana rasanya, jika produk camilan favorit Anda juga mengeluarkan varian minuman?

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More