Kenali 5 Risiko Terbiasa Mengonsumsi Minuman Panas

February 8, 2018 Chatarina Komala

Kerap jadi solusi menghangatkan diri di musim dingin, faktanya--terlalu sering mengonsumsi minuman panas bisa mengantarkan Anda pada sejumlah risiko kesehatan.

Di tengah dingin menusuk tulang, mengonsumsi minuman panas jadi solusi untuk menghangatkan tubuh. Bahkan, ada pula beberapa orang yang lebih doyan menyantap minuman yang dididihkan terlebih dulu, atau setidaknya sudah diseduh dengan air mendidih. Padahal, minuman yang berada di atas suhu 65 derajat Celsius sebenarnya tidak boleh langsung diminum, lho.

Badan kesehatan dunia, WHO bahkan jelas-jelas melarang siapa pun mengonsumsi minuman panas. Bukan hanya dapat melukai mulut dan lidah, minum minuman panas juga dapat meningkatkan risiko kanker--satu level dengan radiasi sinar Matahari dan polusi udara. Lantas, apa saja risiko di balik kebiasaan minum minuman panas?

 

1. Kanker Tenggorokan

Ilustrasi: www.health.harvard.edu

Mereka yang doyan minuman panas (65 derajat Celcius ke atas) memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker tenggorokan (esophagus) ketimbang yang tidak. bagaimanapun, air panas bisa memicu luka bakar pada jaringan halus di kerongkongan dan berkontribusi pada siklus pertumbuhan sel ganas yang lebih cepat.

 

2. Perut Kembung

Ilustrasi: www.health.liputan6.com

Alih-alih meredakan, minum air panas justru menyebabkan perut terasa kembung dan lebih begah.  Penyebabnya, yakni suhu air tinggi yang masuk ke lambung. Di saat yang bersamaan, hal ini juga turut berisiko menyebabkan naiknya asam lambung.

 

3. Pecahnya Pembuluh Darah

Ilustrasi: www.berkahwalatra.com

Terlalu sering mengonsumsi air panas--setidaknya lebih dari delapan gelas per hari akan mengganggu sistem peredaran darah dalam tubuh. Bahkan, meningkatnya asupan cairan ini bisa meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah.

 

4.  Melukai Lidah

Ilustrasi: www.go-dok.com

Minum air panas dapat melukai mulut Anda--tidak terkecuali bagian lidah. Selain terasa perih, minuman panas juga dapat membuat lidah melepuh, bahkan berisiko mati rasa secara permanen.

 

5. Rusaknya Lapisan Email Gigi

Ilustrasi: www.styleandgeek.com

Terbiasa minum air panas bisa menyebabkan kerusakan pada lapisan pelindung gigi. Aibatnya beragam, mulai dari turunnya proteksi terhadap gangguan kuman, bakteri gigi, gigi berlubang, hingga gigi sensitif akibat abrasi.

Previous Article
Bolehkah Makan Setelah Olahraga?
Bolehkah Makan Setelah Olahraga?

Sudah capek-capek membakar lemak, rasa lapar membuat Anda kembali menyantap makanan setelah olahraga. Perta...

Next Article
Lebih Sehat Mana: Gula Batu atau Gula Pasir?
Lebih Sehat Mana: Gula Batu atau Gula Pasir?

Tidak ada yang lebih nikmat dari duduk santai di beranda, ditemani secangkir teh manis hangat dan orang ter...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More