Mengapa Anda Ingin Makan Banyak?

January 9, 2018 Chatarina Komala

Pada saat-saat tertentu, Anda mungkin punya keinginan makan atau ngemil terlalu banyak. Perut terasa selalu lapar dan nafsu makan kian meningkat. Padahal, jumlah makanan yang masuk dalam tubuh sebenarnya sudahlah cukup.

Sejumlah pakar menyebutkan, keinginan untuk terus mengunyah sebetulnya hal yang wajar. Penyebabnya beragam, tetapi salah satu yang terbesar adalah bawaan kebiasaan sehari-hari. Kendati dialami oleh hampir seluruh orang, tentu saja kebiasaan ini tidaklah baik. Selain menambah berat badan, kebiasaan ini juga bisa merusak kesehatan tubuh.

Nah, bagi Anda yang selalu ingin makan meski sudah kenyang, berikut adalah beberapa faktor penyebabnya.

 

1. Kurang Tidur

Ilustrasi: www.digitalhealthage.com

Karen Ansel, RD--seorang ahli diet dari Amerika--kurang tidur akan menambah leptin, hormon pengontrol nafsu makan. Inilah yang lantas membuat pikiran jadi cepat lapar.

 

2. Dehidrasi

Ilustrasi: www.lifestyle.okezone.com

Rasa haus atau dehidrasi kerap kali diartikan sebagai rasa lapar. Apalagi, bagi Anda yang tidak terlalu doyan minum air putih.

 

3. PMS

Ilustrasi: www.sharecare.com

Bagi banyak perempuan, PMS adalah masa di mana keinginan untuk makan berlebih jadi meningkat. Adapun hal ini diakibatkan oleh perubahan hormon yang cukup signifikan.

 

4. Stres

Ilustrasi: www.glamour.com

Kendati tidak berlaku mutlak, mereka yang sedang stres mengaku, cenderung ingin makan banyak sebagai pelampiasan. Apakah Anda juga demikian?

 

5. Efek Samping Obat

Ilustrasi: www.indianexpress.com

Ternyata, ada, lho, obat yang dapat memicu rasa lapar lebih cepat datang. Ini meliputi obat-obatan yang sifatnya antibiotik, obat flu, atau obat jerawat. Nah, sebagai solusinya--jangan lupa untuk mengunyah permen karet atau menyikat gigi setelah minum obat, ya.

 

6. Olahraga Berat

Ilustrasi: www.today.com

Rasa lapar selepas olahraga berat memang wajar terjadi. Pasalnya, ketika olahraga--tubuh akan membakar kalori. Namun, hindari langsung makan setelah latihan, ya. Ada baiknya, Anda makan sehat, kira-kira dua jam setelah latihan.

 

7. Kurang Mengonsumsi Buah dan Sayuran

Ilustrasi: www.bbcgoodfood.com

Orang yang terbiasa mengonsumsi buah dan sayuran--minimal lima porsi setiap hari--cenderung kenyang lebih lama. Pasalnya, buah banyak mengandung vitamin, mineral, dan serat yang bisa mengendalikan nafsu makan.

 

8. Makan Sembari Beraktivitas

Ilustrasi: www.eatthis.com

Untuk mempersingkat waktu, tidak jarang orang makan sembari beraktivitas--seperti bekerja, membaca, atau menonton televisi. Padahal, hal ini bisa membuat nafsu makan jadi tidak terkendali. Penyebabnya, lantaran otak tidak fokus terhadap santapan, sehingga “sinyal kenyang” akan lambat diterima tubuh.

Previous Article
Yuk, Buat Sendiri Camilan Ubi Kopong!
Yuk, Buat Sendiri Camilan Ubi Kopong!

Lebih praktis dan hemat, ini dia cara membuat sendiri camilan ubi kopong!

Next Article
15 Makanan yang Harus Anda Cicipi Saat Berada di Malang!
15 Makanan yang Harus Anda Cicipi Saat Berada di Malang!

Selain keindahan alam dan banyak destinasi wisata, makanan juga jadi daya tarik yang membuat banyak orang i...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More