Aturan Makan di Restoran Shabu-shabu

December 19, 2017 Chatarina Komala

Di musim dingin, shabu-shabu kerap jadi pilihan kuliner yang cocok disantap bareng keluarga. Apalagi, bagi Anda penggemar makanan berkuah. Menggunakan bahan irisan daging sapi, jamur, dan ragam sayuran--shabu-shabu tergolong nabe ryori; atau makanan yang dimasak dalam panci dan harus disantap selagi hangat.

Sesuai jenisnya, restoran akan mempersilakan pengunjung “memasak” sendiri makanannya. Anda bebas memilih sendiri bahan makanan seperti irisan tipis daging sapi, jamur, serta aneka sayuran seperti sawi putih, lobak, wortel, dan masih banyak lagi. Beberapa restoran juga telah melengkapi bahan isian dengan daging babi, ayam, serta aneka olahan ikan.

Seluruh bahan tadi kemudian akan direbus dengan kuah kaldu yang sudah dididihkan. Hanya saja, cara menyantapnya tidak sebatas meletakkan bahan ke dalam kuah dan menyantapnya setelah matang. Berikut beberapa hal yang harus jadi perhatian.

 

Baca juga:

 

1. Pemilihan Kuah dan Bahan Isian

Ilustrasi: www.savorjapan.com

Seluruh bahan masakan shabu-shabu akan dimasak dengan kuah di dalam panci. Sebagai langkah awal, Anda akan dipersilakan untuk memilih beberapa jenis kuah seperti kaldu ayam, tom yam, sup Mongolia, dan masih banyak lagi. Nah, jika belum familier, ada baiknya Anda meminta tester kepada pihak restoran.

Setelahnya, pilih bahan-bahan yang akan dimasak. Bagi Anda yang tidak menggunakan paket all you can eat, bisa bertanya lebih dulu soal pilihan daging yang akan dimasak. Biasanya, restoran akan mengenakan harga yang berbeda pada setiap jenis daging.

 

2. Tidak Sekadar Memanaskan Kuah

Ilustrasi: www.tripadvisor.com

Setelahnya, pihak restoran akan langsung meletakkan panci berisi kuah kaldu di atas pemanas. Jika inilah kali pertama Anda menjajal shabu-shabu, tidak ada salahnya bertanya soal penggunaan kompor listrik--seperti untuk menaikkan atau menurunkan suhu, mematikan dan menyalakan; juga tingkat kepanasan yang tepat.

Setelah api menyala, tunggu hingga kuah kaldu mendidih. Biasanya, panci akan disediakan dalam keadaan tertutup. Ingat, jangan pernah membukanya hingga kuah kaldu mendidih. Sembari menunggu, Anda bsia mempersiapkan saus tare (atau jenis saus lainnya) di piring kecil.

 

Baca juga:

 

3. Masukkan Sayuran Lebih Dulu

Ilustrasi: www.hubjapan.io

Bahan pertama yang harus Anda masukkan ke dalam kuah yang sudah mendidih adalah sayuran. Sebelumnya, kecilkan api terlebih dulu agar kuah tetap mendidih pelan-pelan. Pilih sayuran yang tidak mudah matang, seperti lobak, daun bawang, wortel, atau tahu. Ketika sudah matang, ambil satu lembar daging menggunakan sumpit, lalu celupkan seluruh bagian ke dalam kuah sembari diayunkan. Adapun gerakan inilah yang disebut dengan shabu-shabu, asal nama jenis santapan ini.

Satu hal yang harus diingat, masak daging sapi satu per satu. Hindari meninggalkan daging di dalam kuah dan pastikan lama merebusnya kurang dari sepuluh detik. Nah, daging sapi dan ikan bisa dimakan dalam keadaan setengah matang--atau dapat dilihat saat daging mulai berubah warna.

Sajikan sayur dan seluruh bahan lain di dalam mangkuk. Tambahkan sedikit kuah. Makanan ini bisa disantap langsung atau ditambahkan saus. Beberapa orang juga melengkapinya dengan nasi putih atau mi udon.

 

Previous Article
 Agar Berat Badan Tidak Naik Selepas Liburan Panjang
Agar Berat Badan Tidak Naik Selepas Liburan Panjang

Liburan akhir tahun sebentar lagi tiba. Agar berat badan tidak naik selepas liburan panjang, yuk, ikuti beb...

Next Article
12 Negara dengan Street Food Terenak!
12 Negara dengan Street Food Terenak!

Jalan-jalan ke luar negeri, jangan lupa coba street foodnya. Berikut 12 rekomendasi negara dengan street fo...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More