Berani Coba Tujuh Menu Diet Ekstrem Ini?

December 2, 2017 Chatarina Komala

 

Ilustrasi: www.rd.com

Baik perempuan atau laki-laki, setiap orang pasti menginginkan penampilan tubuh yang ideal. Masalah muncul ketika badan sudah terlanjur “melebar”. Tidak heran jika beragam cara Anda lakukan untuk menurunkan berat badan. Nah, kalau masih saja tidak berhasil--mungkin Anda bisa mengikuti beberapa menu diet ekstrem berikut. Tentu saja, dengan lebih dulu berkonsultasi dengan tenaga ahli.  

 

1. Makanan Mentah

Bukan berarti Anda harus makan makanan mentah seperti daging merah atau beras mentah. Sebaliknya, diet ini mengajak Anda menghindari makanan seperti daging dan karbohidrat terlalu banyak. Nah, maksud dari makanan mentah itu sendiri adalah buah atau sayuran yang tidak butuh proses pemasakan. Kalaupun ingin mengonsumsi makanan yang sudah dimasak, Anda hanya boleh makan 75% makanan yang sudah dimasak lebih dari 45C.

 

2. Cacing Pita

Cacing pita ini akan memakan sebagian nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Dengan begitu, dari seluruh makanan yang masuk ke dalam tubuh, hanya sebagian saja yang terserap tubuh sehingga pada akhirnya berat badan akan turun. Setelah itu cacing pita akan dikeluarkan dengan cara meminum obat cacing. Namun perlu diingat bahwa cacing pita adalah jenis hewan parasit dan dapat berpindah ke bagian tubuh yang lain yang justru membahayakan tubuh. Jadi, metode diet ini sepertinya tidak bisa dilakukan tanpa bantuan ahli.

 

3. Tidak Makan Karbohidrat

Caranya cukup simpel. Orang yang mengikuti metode diet ini sama sekali tidak boleh makan asupan karbohidrat seperti nasi, mi, jagung, singkong, dan lain-lain. Hal ini tentu akan membuat tubuh mengalami penurunan berat badan karena lemak tubuh akan diserap kembali oleh liver menjadi sumber energi. Namun, efek samping dari diet ini adalah tubuh akan terasa lemas karena kekurangan energi.

 

4. Makan Apa Pun yang Diinginkan (Obsessive Corbuzier’s Diet)

Diet ini cukup unik dan sempat booming pada tahun 2012. Salah satu faktornya adalah pencetusnya itu sendiri yakni seorang illusionis nomor satu di Indonesia, Deddy Corbuzier. Diet ini memperbolehkan Anda makan apa pun yang disukai selama beberapa jam saja dalam sehari.  Setelah itu, Anda wajib puasa hinggga waktu yang ditentukan.  Nah, diet ini memiliki beberapa tahap. Mulai dari yang ringan, hingga tahap terakhir: tidak makan selama 24 jam.

 

5. Makan Kapas

Awalnya diet dengan makan kapas ini digunakan oleh para model dengan alasan agar badan tetap langsing tanpa lemak. Diet ini dilakukan dengan cara mencelupkan kapas yang sudah dibentuk seperti bola-bola ke dalam sebuah jus buah lalu diminum hingga seluruh kapas masuk ke dalam tubuh. Saking ngetren-nya diet ini sampai membuat para ahli turun tangan dan membuktikan bahwa diet ini berdampak negatif bagi tubuh.

 

6. Minum Obat Pencahar

Sudah jelas bukan apa maksud dari diet ini? Betul sekali, diet ini dilakukan dengan cara meminum obat pencahar dengan kekuatan tinggi untuk memaksa makanan yang sedang dicerna untuk keluar dari tubuh melalui feses. Namun, perlu Anda ketahui bahwa cara ini dapat mengakibatkan tubuh kekurangan cairan. Penyebabnya bukan hanya pada makanan yang dikeluarkan, tetapi dehidrasi akibat kekurangan cairan.

 

7. Diet Militer

Diet ini bukan bermaksud kita untuk makan makanan militer melainkan kita harus disiplin layaknya seorang militer dalam proses diet ini. Aturan utamanya adalah tidak boleh ngemil selain sarapan, makan siang, dan makan malam dan tidak boleh terdapat bumbu selain garam dan merica pada makanan yang akan dimakan. Selain itu juga sudah ditetapkan beberapa komposisi sarapan hingga makan malam selama tiga hari berturut-turut.

 

 

 

Previous Article
Rekomendasi Kedai Kebab Jakarta yang Enak Banget
Rekomendasi Kedai Kebab Jakarta yang Enak Banget

Nah, untuk Anda yang berada di Jakarta maupun sekitarnya dapat mampir dan mencicipi ke beberapa kedai kebab...

Next Article
Delapan Kafe Unik untuk Nongkrong di Yogyakarta
Delapan Kafe Unik untuk Nongkrong di Yogyakarta

Datangi delapan kafe unik berikut untuk nongkrong di Yogyakarta.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More