Tidak Lagi Mengonsumsi Nasi Bikin Orang Lebih Sehat?

November 14, 2017 Chatarina Komala

 

Ilustrasi: www.howtoboil.net

Nasi, disebut-sebut memiliki kandungan karbohidrat dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, bisa memicu beberapa penyakit, salah satunya diabetes. Namun, apakah tidak mengonsumsi nasi bisa menjadikan seseorang sehat dan bebas dari risiko penyakit?

Terlepas dari sehat atau tidaknya, nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang penting bagi tubuh. Dengan mengonsumsi karbohidrat, seseorang akan memiliki cadangan energi untuk beraktivitas. Sayangnya, banyak orang menganggap nasi sebagai musuh. Terutama, bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Sebagai gantinya, banyak orang mengganti nasi dengan roti gandum atau justru secara ekstrem beralih ke sayur dan buah-buahan.   

Pertanyaannya, apakah dengan demikian tubuh akan jadi lebih sehat?

 

Baca juga:

 

Kurangnya Asupan Cadangan Energi

Asupan karbohidrat diperlukan tubuh untuk membantu pembakaran kalori menjadi energi. Inilah salah satu faktor mengapa tubuh jadi lebih kuat saat melakukan aktivitas. Nah, jika Anda sengaja tidak makan nasi atau mengganti dengan asupan karbohidrat lain, tubuh akan kekurangan cadangan energi untuk beraktivitas secara optimal.

Di sisi lain, dampak negatifnya pun banyak. Misalnya, Anda jadi tidak bersemangat dalam aktivitas, selalu merasa kelelahan, hingga enggak enak badan. Alih-alih bikin kurus, hal ini justru memicu keinginan makan banyak dan merusak program diet. Belum lagi, risiko pecahnya lemak yang berakibat ketosis.

Sebenarnya, Anda memang tidak harus, kok, makan nasi setiap saat. Bahkan, tidak makan nasi pun tidak masalah. Namun, hal ini harus dengan catatan: Anda menggantinya dengan mengonsumsi makanan lain yang mengandung karbohidrat. Tidak boleh serta-merta meninggalkan karbohidrat dengan alasan takut gemuk.

 

Ilustrasi: www.justinefit.com

 

Baca juga:

 

Adapun Anda bisa mengganti konsumsi nasi dengan kentang, roti, ubi, dan beragam makanan lain. Ukurannya, orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat sebanyak 300 hingga 400 gram per hari. Nah, kalau ingin menurunkan berat badan, jumlah ini bisa dikurangi hingga setengahnya--atau menjadi 150 hingga 200 gram.

Hanya saja, pengurangan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi badan dan aktivitas, ya. Penerapannya, juga tidak bisa dilakukan sekaligus, melainkan, harus secara bertahap dalam hitungan minggu atau bulanan.

 

  

 

Previous Article
Musim Hujan, Yuk, Jaga Kesehatan!
Musim Hujan, Yuk, Jaga Kesehatan!

Musim hujan telah tiba. Jaga kesehatan dan jangan sampai sakit, ya. Untuk mencegahnya, yuk, mulai konsumsi ...

Next Article
Siap-siap Ketagihan Makan Varian Nugget Pisang Jakarta Berikut!
Siap-siap Ketagihan Makan Varian Nugget Pisang Jakarta Berikut!

Nugget ayam atau sayur, sudah biasa. Bagaimana dengan nugget pisang?

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More