Jangan Salah Kaprah, Sepuluh Makanan Ini Tidak Berasal dari Amerika, Lho!

August 31, 2017 Chatarina Komala

Pizza, mungkin makanan asal Italia. Namun, salah satu gerainya populernya, berasal dari Amerika Serikat. Nah, berseberangan dengan itu, rupanya ada, lho, beberapa makanan yang dianggap berasal dari Amerika, namun sebenarnya tidak.

Terdiri atas banyak suku maupun ras berbeda, Amerika Serikat tentu memiliki budaya dan kuliner yang beragam. Tidak heran, jika ada beberapa makanan populer yang dianggap berasal dari sana, meski sebenarnya tidak.  Banyak di antaranya, bahkan berasal dari negara yang sangat jauh. Apa saja?

(Baca juga: Siapa Bilang Diet Nggak Enak? Santap Aja 6 Makanan Ini)

1. Hamburger, Jerman

Ilustrasi: www.epicurious.com

Sebetulnya, hanya dari nama saja Anda sudah bisa menebak asal makanan ini: Hamburg, German. Namun, tentu saja, di Amerika-lah, hamburger mulai jadi populer dan mendunia.

2. Donat, Belanda

Ilustrasi: www.zhauns.co.za

Paduan sempurna donat yang manis dan kopi pahit, memang jadi salah satu sarapan populer warga Amerika. Kendati demikian, harus diketahui, sebenarnya donat berasal dari negeri Belanda. Mulanya, orang Belanda mengenalkan olykoeks—kue berminyak (oily cakes) pertama kali di Kota New York. Nah, pada masa itu Kota New York ini masih disebut dengan New Amsterdam. Pantas saja!

3. Hot Dog, Jerman dan Austria

Ilustrasi: www.custardstand.com

Menyelami nama lain hot dog, yakni “frankfurters dan Vienna sausage”, Anda tentu setuju perihal asal usul tempat makanan yang satu ini, yakni Frankfurt, Jerman, dan Wina, Austria. Orang-orang meyakini, orang Amerika lantas menambahkan roti pada sosis, dengan tujuan “memperbesar” ukuran dan porsinya.

4. Saus Tomat, Tiongkok

Ilustrasi: www.pixabay.com

Saus tomat merupakan satu makanan asal Tiongkok, yang sebenarnya difungsikan sebagai saus ikan. Suatu saat, ada tentara Inggris yang mencicipinya, lalu menyukai cita rasanya. Sekembalinya ke rumah, ia pun lantas mulai membuatnya sendiri. Barulah, sekitar abad ke-19, orang-orang mulai menambahkan tomat. Sejak saat itu, bahan ikan “dikeluarkan” dari resep, dan jadilah saus tomat seperti sekarang ini.

5. Acar, Mesopotamia  

Ilustrasi: www.browneyedbaker.com

Kendati fungsinya hanya sebagai “pelengkap” makanan, acar rupanya sudah ada selama ribuan tahun. Bahkan, ratu Mesir, Cleopatra, dikabarkan doyan makanan yang satu ini.

6. Ayam Goreng Tepung, Tiongkok, Timur Tengah, dan Afrika Barat

Ilustrasi: www.epicurious.com

Rasanya, fried chicken—lebih merujuk pada ayam goreng tepung—merupakan satu makanan yang bisa “diterima” oleh lidah setiap orang. Namun, tahukah Anda, fried chicken rupanya tidak murni asal Amerika, lho. Ada banyak bukti yang menunjukkan, beberapa negara juga turut berkontribusi terhadap metode memasak fried chicken, seperti halnya Tiongkok, Timur Tengah, dan Afrika Barat.

Kupon Gratis 1 Potong Ayam Goreng Untuk Pembelian Rp 50.000

dari Niu Lao Da Taiwan Beef Noodle

 

7. Pai Apel, Inggris

Ilustrasi: www.bettycrocker.com

Alih-alih Amerika Serikat, sesungguhnya Inggrislah negara yang pertama kali memproduksi pai manis, tidak terkecuali pai apel. Resepnya, bahkan pertama kali ditulis di sana pada tahun 1381. Namun, seiring berjalannya waktu, resep pai yang mulanya memuat kismis, buah pir, dan saffron ini kian berkembang, serta dimodifikasi.

8. Moster (Mustard), Roma

Ilustrasi: www.seriouseats.com

Nah, jika Mesir cenderung “memuja” benih moster (mustard seed), orang Romawi-lah yang pertama menggilingnya menjadi pasta (krim).  

9. Selai Kacang – Suku Aztec

Ilustrasi: www.peanutbutterlovers.com

Rasanya, selai kacang merupakan satu menu yang tidak lepas dari setiap orang Amerika. Hampir dikonsumsi setiap hari, mayoritas warga Amerika tidak bisa hidup tanpa selai kacang. Kendati demikian, rupanya Suku Aztec telah lebih dulu menikmati selai kacang. Adapun “hak cipta” proses dan mesinnya, bisa diberikan pada dua negara: Amerika dan Kanada.

(Baca juga: Yuk, Berbuka dengan Santapan Tradisional!)

10. Budweiser, Jerman

Ilustrasi: en.wikipedia.org

Meski dikenal sebagai bir klasik Amerika, penciptanya justrulah imigran Jerman. Mulanya, mereka menggunakan cara pembuatan bir a la Jerman, untuk menghasilkan budweiser yang kini populer. 

Previous Article
15 Tempat di Jakarta yang Buktikan Kalau Sarapan Enak, Enggak Harus Mahal
15 Tempat di Jakarta yang Buktikan Kalau Sarapan Enak, Enggak Harus Mahal

Dikejar-kejar rutinitas panjang membuat Anda enggak sempat sarapan? 15 tempat sarapan enak di Jakarta ini b...

Next Article
Mengenal “5 Sehat 8 Sempurna” untuk Pedoman Gizi Seimbang
Mengenal “5 Sehat 8 Sempurna” untuk Pedoman Gizi Seimbang

Siapa yang tidak kenal slogan “4 sehat, 5 sempurna”? Pedoman konsumsi makanan sehat legendaris ini, dibuat ...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More