Serba-serbi Pepes, Santapan Khas Urang Sunda Favorit Obama

July 3, 2017 Chatarina Komala

Foto: www.selerasa.com

Wangi bakaran, bumbu rempah, dan kemangi meruap begitu bungkus daun dibuka. Kabarnya, makanan tradisional khas Tanah Sunda ini jadi satu dari sekian banyak kuliner Nusantara, favorit mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama. 

(Baca juga: 8 Makanan Indo Favorit Bule)

Pepes—disebut juga dengan pais (mais), sebenarnya merupakan teknik memasak asal Jawa Barat yang pertama kali populer di kalangan masyarakat perkebunan. Teknik ini begitu khas, sebab menggunakan daun pisang sebagai pembungkus. Secara umum, bahan pepes bisa apa saja. Anda bisa menggunakan ikan, ayam, jamur, tahu, oncom, tempe, hingga ampas minyak kelapa sekalipun. Nah, seluruh bahan tersebut akan dibanjur bumbu halus, lalu dibungkus.

Setidaknya, ada dua cara memasak yang digunakan, yakni bungkusan akan dibakar di atas bara api atau justru dikukus. Biasanya, bumbu terdiri atas rempah halus (kunyit, batang serai, dan daun bawang). Untuk penguat aroma, tidak lupa bumbu ditambah daun kemangi, tomat, dan cabai. Pengolahan bumbunya juga beragam, seperti dipotong halus atau diulek dan diblender.

Dimasak dalam Waktu Lama

Foto: www.infomakan.com

Mulanya, pepes biasa dimasak dalam waktu lama, setidaknya minimal delapan jam. Pada masa itu, pepes akan diletakkan (atau dipendam) di abu kayu (hawu) panas, hingga matang. Rentang proses memasak yang cukup lama ini menjadikan bumbu lebih meresap dan membuat harum yang timbul dari bakaran daun serta kayu, lebih menggiurkan.

Adapun selain di Sunda, pepes ada di beberapa wilayah Nusantara. Hanya saja, penyebutannya berbeda. Di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya, pepes disebut brengkes. Di Palembang, pepes cenderung menggunakan bumbu utama tempoyak (fermentasi durian). Sementara orang Bali, menyebutnya tum--konon berasal dari stoom (Belanda: mengukus). Adapun di masyarakat Minang, pepes dikenal dengan nama palai dan pale. Biasanya, pale menggunakan kelapa parut yang dibumbui untuk membalut ikan yang dimasak. Sementara itu, orang Minahasa menyebutnya dengan woku daun.  

(Baca juga: 8 Restoran Dengan Menu Indonesia Terenak Yang Harus Anda Cicipi)

Kreativitas pepes juga mengalami perkembangan hingga kini. Pada beberapa restoran masakan Sunda, Anda bahkan bisa menemukan beberapa versi pepes, yakni pepes teri, pepes telur asin, pepes jamur, dan masih banyak lagi. 
 

 

Previous Article
Menyesap Nostalgia pada Segelas Kopi Es
Menyesap Nostalgia pada Segelas Kopi Es

Teguk kedua, lintasan memori berputar; membuat Anda menerka-nerka, seperti apa wajah zaman di awal abad 20;...

Next Article
Mudah Marah Karena Lapar, Apa Sebabnya?
Mudah Marah Karena Lapar, Apa Sebabnya?

Kendati "hangry" tidak diakui secara resmi dalam kamus bahasa Inggris, kombinasi antara "hunger" dan "angry...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More