Yuk, Berbuka dengan Santapan Tradisional!

June 13, 2017 Chatarina Komala

Keragaman suku dan budaya, tidak dapat diingkari berdampak pada “kekayaan” kuliner Indonesia. Beberapa di antaranya, tampak pada kehadiran makanan maupun camilan tradisional untuk berbuka puasa. Apalagi, di bulan Ramadan, Anda bisa dengan mudah menemukan penjualnya di banyak tempat, mencakup restoran, toko kue, hingga kaki lima.

Artikel ini akan membahas 17 menu camilan tradisional berbuka puasa. Apa sajakah?

1. Kolak  

Ilustrasi: Liputan6.com

Kolak merupakan salah satu makanan khas Ramadan. Anda dapat menemukan beragam jenis kolak, mulai dari kolak pisang, buah, mutiara, hingga biji salak.

*Di mana Anda bisa menemukan kolak?

Pasar Benhil, Jakarta

2. Sate Susu

Ilustrasi: Kompas.com

Dinamakan sate susu, sebab menggunakan kulit susu sapi. Adapun cara pembuatannya serupa sate lainnya. Kulit sapi akan dipotong kecil, dibalur bumbu (bumbu Bali atau bumbu kuning), lalu dibakar, dan disantap bersama lontong.

3. Kue Putu

Ilustrasi:  Vemale.com

Berbahan dasar tepung beras, parutan kelapa, dan gula Jawa—kue putu menjadi camilan tradisional yang masih bisa Anda temukan hingga kini.

 4. Lemang

Ilustrasi: www.ensiklopediaindonesia.com​

Lemang, telah lama menjadi makanan populer banyak daerah. Di Kalimantan, misalnya. Lemang lazim disajikan dan disantap pada pesta adat, sementara bagi orang Melayu, lemang biasa dinikmati ketika hari raya Idul Fitri. Apalagi, cara menikmati lemang pun bervariasi. Ada yang menambahkan selai maupun kinca; atau justru memakannya bersama rendang, telur, dan lauk lain.

5. Jongkong

Ilustrasi:  www.lihatresep.com 

Jongkong, terbuat dari tepung beras yang dicampur air, dimasak dengan daun pandan, lalu terus diaduk hingga mengental. Adonan lantas dibungkus daun pisang, diberi santan, parutan kelapa muda, gula merah, dan gula pasir. Setelah dikukus, camilan khas warga Medan ini siap disantap.

6. Bubur Kampiun

Ilustrasi: Detik Food

Satu porsi bubur kampiun (champion) terdiri atas bubur sumsum, kolak ubi, pisang, candil, bubur delima, dan kentan. Sebagai pelengkap, seluruh bahan tersebut lantas disiram santan dan gula merah cair.

7. Pisang Ijo

Ilustrasi: Kompas.com

Tidak heran bila paduan rasa gurih, manis, dan segar menjadikan pisang ijo dessert favorit untuk berbuka puasa. Seporsi pisang ijo (pisang raja/kapok yang dibalut lembaran dadar) biasanya terdiri atas potongan pisang, bubur sum-sum, es serut, kuah santan, serta sirop coco-pandan.

8. Kue Bingka

Ilustrasi: www.resepmakansedap.com

Camilan Ramadan khas Banjarmasin ini terbuat dari tepung terigu, santan, gula pasir, dan garam. Untuk menarik pembeli, biasanya adonan kue dibuat dalam bentuk bunga berkelopak enam. Kini, kue bingka telah tersedia dalam ragam rasa seperti pandan, cokelat, keju, nangka, dan masih banyak lagi.

*Di mana Anda bisa menemukan kue bingka? 

Jalan Jenderal Sudirman 13, Depan Asrama Brimob

Prapatan, Balikpapan Selatan

Balikpapan, Kalimantan

9. Ketan Bintul

Ilustrasi:www.kuliner.ilmci.com

Nama ketan bintul, pasti sudah tidak asing lagi di telinga warga Serang, Banten. Apalagi, cara pembuatannya tergolong mudah. Beras ketan akan dikukus bersama santan dan garam; lalu adonan dipotong persegi dan diberi alas daun pisang.

Ketan lantas disantap bersama bubuk serunudeng (campuran kelapa parut, bawang merah, bawang putih, lengkuas, gula, garam, dan daun salam). Konon, perpaduan rasa gurih, manis, dan pedas—menjadikan ketan bintul santapan favorit para sultan ketika bulan Ramadan, lho.

*Di mana Anda bisa menemukan ketan bintul?

Pasar Lama Kota Serang

Jalan Maulana Hasanudin, Kotabaru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

10. Onde-Onde

Ilustrasi: www.indonesia-tourism.com

Camilan yang sudah ada sejak zaman Majapahit ini, masih bisa Anda temukan di pasar tradisional atau pedagang kaki lima. Adapun onde-onde terbuat dari tepung (terigu dan ketan); yang digoreng atau direbus, lalu dibalur biji wijen.

11. Kue Koci

Ilustrasi: www.selerasa.com

Serupa namun tak sama dengan kue nagasari, Indramayu mengenal kue koci, sebagai penganan populer untuk berbuka puasa. Berbahan dasar tepung ketan, kue koci diberi isian gula aren, lalu dibungkus menyerupai kerucut dengan daun pisang.

12. Lompong

Ilustrasi: www.masakandapurku.com

Di kota asalnya, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah—kue lompong biasa dijadikan camilan berbuka puasa ataupun sekadar minum kopi. Sesuai namanya, kue lompong berbahan dasar batang daun talas, yang diberi campuran tepung merang, tepung ketan, dan gula pasir. Adapun adonan lantas diberi isian tumbukan kacang tanah.

*Di mana Anda bisa menemukan lompong?

 Toko "King"

Jalan Pangeran Diponegoro 59, Kutoarjo. 

13. Bongkol

Ilustrasi: www.portalsatu.com

Berbahan dasar tepung beras, hidangan khas Bengkulu ini nikmat disantap bersama kuah santan kelapa dan gula aren cair. Paduan tekstur lembut, cita rasa gurih, dan manis ini bisa jadi pilihan “pembuka” yang menyenangkan, lho.

14. Bubur Pulut

Ilustrasi: www.kalorimakanan.com

Semangkuk bubur pulut hitam tersaji dengan taburan santan. Rasa legit, gurih, bercampur wangi aroma pandan ini bisa jadi pilihan pas untuk Anda berbuka puasa.

15. Mi Gomak

Ilustrasi: www.majalah-holiday.com

Dinamakan demikian, sebab mulanya, disajikan dengan cara digomak-gomak (digenggam dengan tangan). Mi gomak (kerap kali disebut spageti Batak) merupakan makanan khas Batak Toba; meliputi Sibolga dan Tapanuli yang semakin nikmat disantap bila dicampur dengan bumbu khas, yakni andaliman.

*Di mana Anda bisa menemukan mi gomak?  

Pasar Tradisional Balige 

Jl. Sisingamangaraja, Napitupulu Bagasan, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

16. Kicak

Ilustrasi: Kompas.com

Kicak lazim ditemukan di Yogyakarta, terutama di wilayah Kauman, ketika bulan puasa berlansung. Secara umum, kicak etrbuat dari ketan yang sudah dimasak lalu dihaluskan, dicampur kelapa parut dan potongan buah nangka, kemudian disajikan dengan bungkus daun pisang.

*Di mana Anda bisa menemukan kicak?

Pasar Sore Ramadan Kauman

Jalan Kauman, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.

17. Mi Glosor

Ilustrasi: Okezone.com

Disantap hangat-hangat dengan gorengan seperti bakwan atau tempe, mi glosor jadi menu favorit warga Bogor setiap bulan Ramadan, lho. Adapun dalam seporsi mi glosor, Anda akan menemukan mi kuning yang dimasak dengan potongan kecil kol, lalu disajikan bersama sambal kacang pedas. 

*Di mana Anda bisa menemukan mi glosor?

Jalan Bangbarung, Jalan Surya Kencana, Jalan Lodaya, dsb. 

Itulah 17 camilan tradisional berbuka puasa. Mana yang jadi favorit Anda? Nah, ikut menyemarakkan bukber Anda, Grivy menyediakan kupon buy one get one free, untuk jenis makanan all you can eat di Millenium Hotel Sirih Jakarta. Untuk pemesanan dan detail deal, Anda bisa melihat informasi di sini. 

 

Previous Article
Hanya di Sini Anda Harus Rela Antre Makan Bubur
Hanya di Sini Anda Harus Rela Antre Makan Bubur

Teksturnya yang lembut, serta pilihan topping yang beragam akan terasa lebih nikmat jika disantap hangat-ha...

Next Article
Antirepot Makan di 15 Restoran Fast Food Berikut!
Antirepot Makan di 15 Restoran Fast Food Berikut!

Ada banyak gerai fast food yang bisa Anda temukan di Jakarta. Ini mencakup restoran fast food asal Amerika ...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More