Burger Masa Depan: Burger Tanpa Daging

July 30, 2016 Fani Rachmita

Dalam sebuah burger, daging adalah komponen terpenting. Bayangkan bila Anda menyantap burger tanpa ada kehadiran daging, bisa dibilang namanya bukan burger lagi ya. Kebutuhan akan daging ini memang tak akan berhenti, apalagi daging menjadi bahan pokok utama yang dipakai dalam setiap menu populer. Mulai dari burger itu tadi hingga pizza, spaghetti dan sandwich. Tak heran di Amerika rata-rata orang mengkonsumsi daging mencapai 211 pounds! (sumber: buzzfeed)

(foto: modern meadow)

Namun di sisi lain siapa juga yang tidak tahu bahaya daging, terutama daging merah bila over consumed. Menurut para ahli, daging merah seperti sapi, babi dan kambing tinggi akan kolestorol dan lemak tak jenuh dibanding dengan daging lain seperti ikan dan ayam. Dan para peneliti dan doktor juga khawatir dengan isu keselamatan pada daging yang biasanya mengandung antibiotik di luar kewajaran. Melihat hal ini para pengusaha resto yang mengedepankan makanan dan gaya hidup sehat mulai menciptakan daging tanpa menggunakan daging. Beberapa diantaranya berhasil mewujudkannya!

 

Beyond Meat 

(foto: Beyond Burger)

Selama 7 tahun Beyond Meat mencoba untuk menciptakan Beyond Burger. Burger ini menggunakan protein nabati (kebanyakan kacang-kacangan), dan hasilnya patty bebas GMO, gluten dan kedelai. Saat produk ini dirilis ke pasaran, langsung terjual habis dalam 1 jam saja!

 

Impossible Food

(foto: Impossible Food)

Dr. Patrick Brown dulunya adalah seorang proffesor biochemistry di Stanford University yang mempelajari "gene expression". Kemudian di tahun 2011, ia memutuskan untuk melepas akademis nya dan mendedikasikan diri untuk mengerjakan side projectnya, yaitu mengembangkan Impossible Foods, sebuah startup silicon valley. Perusahaan ini mempunyai tujuan untuk menciptakan daging dan produk susu dari tumbuh-tumbuhan, dan produk pertama mereka adalah Impossible Burger. Burger ini terbuat dari gandum, minyak kelapa, protein kentang dan protein heme (bahan spesial yang membuat "daging" terlihat, dimasak dan terasa seperti daging pada umumnya). 

 

Memphis Meat 

(foto: Memphis Meats)

Memphis Meats sebenarnya berlokasi di San Fransisco Bay Area bukan Tennessee. Perusahaan ini membuat daging babi dan sapi dari nol. Namun berbeda dengan Beyond Meat dan Impossible Foods yang patties-nya dibuat dari tumbuh-tumbuhan, Memphis Meats menumbuhkan sel sapi dan babi di laboratorium dan memanen hasil kerangka otot menjadi makanan seperti hot dog, meatball, burger dan sosis. Rencananya, daging-daging ini akan dipasarkan pada 3 hingga 4 tahun mendatang.

 

Mosa Meat 

(foto: Mosa Meat)

Di 2013, profesor asal Belanda Mark Post dari Universitas Maastricht membuat headlines karena menciptakan burger di lab dengan menggunakan dana $330,000 dari co-founder Google, Sergey Brin. Sejak tes terakhir di London, Post kemudian menciptakan Mosa Meat yang produknya akan rilis di pasaran dalam 5 tahun ke depan. 

Previous Article
Makanan Untuk Meningkatkan Fungsi Otak
Makanan Untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Menurut penelitian, orang yang mengkonsumsi makanan yang diproses (makanan siap saji) yang mengandung banya...

Next Article
5 Cara Lain Menikmati S'mores
5 Cara Lain Menikmati S'mores

S'mores, terdiri dari graham crackers, melting chocolate dan marshmallow yang dapat menggoyang lidah dan me...

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More