Tak Apa Mengonsumsi Makanan Beku, Asalkan...

August 14, 2018 Chatarina Komala

Konsumsi makanan beku cenderung dihindari lantaran dianggap punya banyak dampak buruk. Padahal, Anda tetap bisa makan frozen food dengan beberapa syarat.

Setidaknya satu kali dalam sebulan, Anda pasti pernah menyediakan stok makanan beku (frozen food) di kulkas. Selain enak, frozen food juga unggul soal kepraktisannya. Kendati demikian, tidak sedikit pula orang yang takut menyimpan dan mengonsumsi frozen food. Hal ini berkaitan dengan kandungan bahan pengawet di dalam frozen food yang dianggap berbahaya bagi kesehatan tubuh. Padahal, selama disimpan dan dikonsumsi dengan wajar dan sesuai, makan frozen food sah-sah saja, lho. Berikut adalah beberapa cara tetap mengonsumsi frozen food dengan aman.

 

1. Perhatikan Kemasan Sebelum Membeli

Ilustrasi: www.mldspot.com

Salah satu sumber masalah frozen food adalah kemasan dan kondisi penyimpanannya yang kurang baik. Pasalnya, jika hal ini tidak diperhatikan, Anda harus siap-siap menyantap frozen food plus bakteri berbahaya. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, sebelum mengeluarkan produknya--setiap perusahaan resmi telah memastikan kualitas frozen food.

Hanya saja, Anda tetap perlu teliti sebelum membeli frozen food. Kendati dikemas dengan baik, proses penyimpanan yang asal maupun suhu pendingin yang tidak tepat bisa memicu pertumbuhan bakteri jahat.

Adapun untuk mengetahui produk berkualitas atau tidak, Anda bisa mengamati es atau serbuk es di sekitar kemasan saat berada di lemari pendingin. Jika ada banyak kembang es berbentuk lancip, kemungkinan besar pernah terjadi proses oksidasi. Dengan kata lain, produk tersebut sempat lumer dalam waktu lama, kemudian dibekukan lagi. Ini berbahaya bagi kesehatan, mengingat frozen food yang pernah cair sebetulnya tidak boleh dibekukan.

 

2. Wadah Terpisah

Ilustrasi: www.langkahawal.com

Setelah memilih produk berkualitas, ada baiknya untuk memisahkan frozen food dengan jenis makanan lainnya. Kalau pengin lebih aman, ada baiknya ditempatkan di wadah terpisah. Adapun tujuannya, untuk memastikan suhu penyimpanan tetap stabil. Nah, dengan cara ini, makanan Anda bisa tahan lama; setidaknya selama enam bulan.

Previous Article
Jelang 17-an, Ini Dia Promo Menarik yang Harus Anda Ketahui!
Jelang 17-an, Ini Dia Promo Menarik yang Harus Anda Ketahui!

Perayaan HUT RI tinggal menghitung hari. Nah, di hari istimewa tersebut, ada beberapa gerai makanan yang in...

Next Article
Keripik Kentang Bikin Anda Ketagihan? Ini Alasannya!
Keripik Kentang Bikin Anda Ketagihan? Ini Alasannya!

Sekali mengunyah, tidak bisa berhenti. Siapa yang pernah seperti ini kalau sudah makan keripik kentang?

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More