Bahan Makanan Ini Tidak Perlu Disimpan Dalam Lemari Es

October 11, 2015 Elfida

Sumber: www.bs757.com

Seolah tidak pernah ada cukup ruang di lemari es Anda untuk menyimpan kebutuhan-kebutuhan dapur? Tahukah Anda, bahwa ada bahan-bahan yang sebenarnya tidak perlu disimpan di dalamnya? Apa saja, ya?

Menurut Departemen Pertanian Amerika, terdapat 2 jenis bakteria yang menyebabkan masalah pada makanan. Yaitu, pathogenic yang menyebabkan bahan makanan menjadi rusak dan tidak dapat dikonsumsi lagi, serta spoilage yang mengubah warna, bau, sampai rasa makanan. Ketika makanan mengandung bakteri pathogenic dalam level berbahaya, dia bisa saja tetap berbau , berwarna, atau memiliki rasa sama. Lain halnya dengan makanan yang mengandung bakteri spoilage, makanan berubah rasa namun sebenarnya tidak berfek membahayakn bagi kesehatan. Bingung? Yuk, langsung simak daftar makanan yang bakal baik-baik saja bila diletakkan di luar lemari es.

1. Potatoes: Ketika terlalu dingin, sari pati dalam kentang berubah jadi gula dan rasanya pun berubah. Masukkan kentang, juga jenis ubi lain, dalam kantong kertas kemudian simpan dalam lemari atau laci.

2. Tomat: Sebenarnya tomat tidak perlu disimpan dalam lemari pendingin, cukup di lemari dapur saja. Namun, gunakan sebelum kulitnya berubah tekstur.

3. Apel: Seperti halnya tomat, apel juga dapat berubah rasa dan tekstur kalau disimpan dalam lemari pendingin. Namun untuk gigitan yang lebih kriuk, simpan apel 30 menit sebelum disantap.

4. Bawang: Tempat terbaik menyimpan bawang adalah di kantong kertas dalam lemari atau laci yang sejuk. Disimpan di dalam lemari pendingin akan membuatnya melunak, selain aromanya yang menempel pada bahan makanan lain.

5. Selai Kacang

6. Roti: Disimpan di dalam lemari pendingin justru membuat roti cepat mengering. Sebaiknya, simpan roti dalam lemari bertemperatur sejuk atau dalam kotak khusus.

7. Pisang: Kalau warnanya berubah menjadi cokelat sebelum sempat dimakan, baru simpan di lemari pendingin untuk diolah menjadi makanan lain. Banana Bread, misalnya.

8. Alpukat: Alpukat sisa bisa disimpan di dalam lemari pendingin, meski akan kehilangan rasanya. jadi sebaiknya gunakan seluruh alpukat yang sudah dibelah.

9. Cabe & Paprika: Tidak masalah apabila menyimpan kedua bahan makanan tersebut di dalam kantong kertas yang diletakkan di lemari atau laci bersuhu ruang.

10. Labu: Cukup ditaruh di tempat bersuhu ruang.

11. Jeruk

12. Buah Beri: Buah beri segar memang berusia pendek. Alih-alih dimasukkan ke pendingin, lebih baik segera habiskan setelah 1-2 hari pembelian.

13. Melon: Melon lebih baik disimpan di luar lemari pendingin, kecuali ada sisa setelah dipotong. Karena lemari pendingin cenderung membuat tektsurnya rusak, seperti bertepung.

14. Kecap & Saos: Yup, kecap dan saos akan baik-baik saja meski tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

15. Selai

16. Bumbu: Bumbu-bumbu dapur tidak perlu dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

17. Beberapa jenis salad dressing: Yaitu, yang berbahan dasar cuka atau minyak. Kalau salad dressing favorit Anda berbahan dasar krim, yogurt, atau mayo, perlu dimasukkan ke dalam lemari es.

18. Buah Kering

19. Sereal

20. Ikan dikemas secara vakum: Mungkin Anda ragu, namun sama halnya dengan ikan kalengan, tidak apa-apa menaruhnya di suhu ruangan.

Previous Article
5 Jenis Sarapan Ampuh Detoksifikasi di Pagi Hari
5 Jenis Sarapan Ampuh Detoksifikasi di Pagi Hari

Tidak perlu repot-repot lagi untuk detoksifikasi.

Next Article
Kalau ke Perancis Selatan, Jangan Lupa Makan di Sini
Kalau ke Perancis Selatan, Jangan Lupa Makan di Sini

Tempat makan dengan view pemandangan terbaik di Provence, Perancis.

Curious about what we do?

Visit our website to find out more!

Learn More